Jurnal Ilmu Kelautan, FMIPA, Universitas Sriwijaya, ISSN: 2087-0558

Sabtu, 04 Februari 2012

Biopotensi Tumbuhan Mangrove untuk Pencegahan Penyakit Vibrosis pada Udang Windu

Melkia), Dedi Soedharmab), Hefni Effendic), A. Zaenal Mustopad)

a Program Studi Ilmu Kelautan, Universitas Sriwijaya, Sumatera Selatan 30662, Indonesia
b Departemen Ilmu dan Teknologi Kelautan, Institut Pertanian Bogor, Bogor 16680, Indonesia
c Pusat Pengelolaan Lingkungan Hidup, Institut Pertanian Bogor, Bogor 16680, Indonesia
d Pusat Penelitian Bioteknologi-LIPI, Bogor 16911, Indonesia

 

ABSTRAK
      Ekstrak tiga jenis tumbuhan mangrove (daun, buah, batang dan akar) meliputi tumbuhan mangrove Ceriops tagal, Rhizophora apiculata, dan Sonneratia alba yang diambil dari Sadai, Bangka Selatan, Bangka Belitung dimana telah diekstraksi dengan pelarut methanol, ethyl acetate dan n-hexane serta telah diuji sebagai antibakteri pada bakteri Vibrio harveyi yaitu patogen udang windu dan uji toksisitas BSLT. Hasil uji antibakteri dari semua bagian tumbuhan mangrove didapatkan bahwa daun dan batang S. alba dengan pelarut metanol lebih potensi yaitu dengan zona hambat yang terbentuk 24±3,78 mm dan 23±3,78 mm. Hasil uji BSLT didapatkan untuk daun S. alba dengan pelarut metanol bersifat toksik sedangkan batang S. alba dengan pelarut metanol bersifat tidak toksik terhadap artemia. Selanjutnya bagian tumbuhan mangrove dianalisa komponen kimianya dengan menggunakan kromatografi kolom, kromatografi lapis tipis dan kromatografi cair kinerja tinggi dengan detektor PDA. Hasil identifikasi dengan menggunakan kromatografi kolom dengan eluen chloroform: methanol (9:1 sampai 1:9) memberikan hasil pemisahan terbaik, identifikasi dengan menggunakan kromatografi lapis tipis dengan eluen chloroform: methanol (9:1 sampai 1:9) memberikan hasil pemisahan terbaik dan identifikasi dengan kromatografi cair kinerja tinggi pada panjang gelombang 200-400 nm menghasilkan bahwa ekstrak tumbuhan mangrove yang berperan sebagai antibakteri dan untuk selanjutnya ekstrak tumbuhan mangrove ini dapat dikembangkan sebagai antibakteri dan biofarmatika.

Kata kunci: ekstrak mangrove, antibakteri, BSLT, kromatografi kolom , kromatografi lapis tipis, dan kromatografi cair kinerja tinggi


PDF (Abstrak)                         PDF (free full text)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar